Website Pemerintahan yang Mengikuti Web Standards

19 January 2007, Personal

Peter-Paul Koch of QuirksMode.org membahas di blognya tentang guidelines yang dikeluarkan oleh pemerintah Belanda untuk para web developer yang akan membuat website pemerintahan.

The law’s stated purpose is to make sure that every Dutch government website is accessible by following the guidelines as formulated by W3C. In order to do so, a corpus of 125 guidelines has been created to define best practices for creating accessible sites. These guidelines go way beyond WCAG; they also embrace modern, standards-compliant web development as a whole.

Terjemahan bebasnya kira-kira seperti ini:

Tujuan dari hukum yang telah ditetapkan adalah untuk memastikan bahwa setiap website pemerintahan yang dibuat mudah diakses dengan mengikuti guidelines seperti yang diformulasikan oleh W3C. Untuk mendukung hal tersebut, 125 pedoman telah dibuat untuk mendefinisikan praktek terbaik untuk membuat website yang mudah diakses. Guidelines ini melampaui pedoman WCAG; mereka juga menganut pengembangan web yang modern dan mengikuti standard secara keseluruhan.

Ini beberapa point, dari 125 point yang ada di dalam guidelines, yang harus diikuti untuk pembuatan website pemerintahan:

  • valid HTML 4.01 or XHTML 1.0
  • CSS and semantic HTML and separation of structure and presentation
  • progressive enhancement
  • the W3C DOM (instead of the old Microsoft document.all)
  • meaningful values of class and id
  • meaningful alt attributes on all images

Peraturannya sendiri diterapkan mulai 1 September 2006. Website pemerintahan yang baru akan dibuat harus mengikuti guidelines. Sedangkan website-website pemerintahan yang sudah dibuat sebelum adanya peraturan ini, harus mengubahnya sehingga memenuhi guidelines yang sudah ditetapkan sebelum tahun 2011.

Bicara Indonesia, kalau diperhatikan, saat ini kebanyakan website pemerintahan masih menggunakan tabel untuk layout. Saya belum menemukan website pemerintahan yang menggunakan HTML untuk struktur dan CSS untuk layout website. Beberapa website pemerintahan menggunakan open source CMS seperti Mambo atau PHPNuke yang mengandalkan tabel sebagai layout utamanya.

Kalau website dengan tabel sebagai layout, menggunakan banyak frame, tidak ada deklarasi doctype, memakai href='javascript' sebagai link masih bisa ditampilkan di browser pengunjung, kenapa harus repot mengikuti guidelines seperti yang diformulasikan oleh W3C?

Mudah-mudahan pemikiran seperti ini menjadi pilihan paling akhir untuk para web developer di Indonesia.

Kira-kira kapan pemerintah Indonesia akan mengeluarkan dan menerapkan guidelines serupa untuk website pemerintahannya?

Sebelum berharap banyak dari pemerintah, tidak ada ruginya jika kita memulai dari diri kita sendiri. Mulai dari yang kecil seperti mendeklarasikan doctype yang sesuai dalam HTML kita, menggunakan HTML untuk struktur serta CSS untuk layout dan bisa dimulai dari sekarang, dalam proyek website yang sedang kita kerjakan.

Web Standards is on their way…on Indonesia Holland.

31 people were on discussion.

Everyone have their own opinion about anything. Join the discussion, add yours.

1. anima, 19 January 2007 at 07:54

interesting :)
is there anyone from government reading this?

2. zam, 19 January 2007 at 08:06

kalo di Indonesia, daripada mikirin hal KECIL kayak gitu, mending mikirin rakyat yang masih miskin dan kelaparan, kang.. :D

Adam Air ama KM Senopati aja belom ketemu, apalagi ngurusin DOCTYPE.. :D

Hehehe…

But, nice info..

3. deon, 19 January 2007 at 03:32

hehehe.. dimulai dari situs BUMNnya dulu aja den.. uumm semisalnya apa ya? Pertamina EP maybe? ;)

4. Andry, 19 January 2007 at 04:11

Hla kalo situs pemerintahan kita contentnya aja “belum ada” :)

5. fernandogempar, 20 January 2007 at 11:18

siap terima job dari gov gak cong? :D eh gw pake operamini nih, cape de..

6. deny.sri.supriyono, 20 January 2007 at 01:53

anima: i believe, no. this is only a krucil blog.

zam: emangnya depkominfo/lainnya ngurusin adam air dan senopati juga ya? :D

deon: wah contoh yang bagus tuh. mudah-mudahan diikutin sama yang lain :)

Andry: dari beberapa web pemerintahan yang gue lihat, content mereka up-to-date.

fernandogempar: emang elo dapet projectnya, cong? :D

7. pupungbp, 21 January 2007 at 08:22

Yang gw tau sih, kebanyakan orang pemerintah itu gak (mau) peduli ama masalah ginian :D, karena melulu yang mereka suka itu adalah: Rame, Ada animasinya, Informasinya banyak (padahal belum tentu mengena dan malah bikin bingung), dan Foto-foto kualitas rendah dari hasil scan juga ikut dipajang (padahal biaya buat bayar fotografer harusnya ikut dianggarkan dan pasti gak akan semahal bikin situsnya).

Dan yang paling penting, kebanyakan dari mereka itu ngasih kerjaan (bikin web) kepada orang yang SALAH. :D.

8. adi, 21 January 2007 at 10:31

sekedar nambahin,
rilis mambo 4.7 akan valid xhtml 1.1 dan comply dgn WCAG Priority 2 and most of priorty 3.

9. Yogi, 22 January 2007 at 09:25

Benar kata om Pupung, orang pemerintahan tuch taunya web yg bagus itu web yang banyak grafik dan animasinya, soal XHTML & CSS valid mah mereka ga pernah mikirin..tau juga ga :P.

Tapi toh harusnya kita bisa menjelaskan ke mereka kegunaannya XHTML & CSS valid itu apa, web standards itu apa. Mulai beberapa bulan lalu semua web yg gw buat gw usahain untuk sevalid mungkin, walaupun mungkin ada beberapa yg masih menggunakan sedikit table tapi at least i tried :).

Seperti tag line blog mas Deny yg dulu “Mulai dari diri sendiri, mulai dari yg kecil, mulai dari sekarang!” :)

10. kus, 22 January 2007 at 11:02

yg penting asal nampang.

11. Yogi, 23 January 2007 at 09:16

@ adi
Wah ada tamu dari core developer Mambo nich. Hormat sama suhu… :D

12. deny.sri.supriyono, 25 January 2007 at 12:39

pupungbp: nah, ini pasti pengalaman pribadi dari yang sering kerjasama :D

adi: terima kasih buat tambahan infonya, mas adi. mudah-mudahan pada diupgrade semua dengan yang terbaru nantinya.

Yogi: paling nggak kita sendiri udah memulai ya, Yog ;)

kus: spam? :D

13. dedenf, 25 January 2007 at 01:51

mungkin hal itu agak susah membuat implementasinya di sini, saya dulu sudah coba menerapkan. tapi ya itu, teknologi dan pengetahuan tim IT dari institusi pemerintah (yang saya kerjakan dulu) tidak mengupgrade pengetahuan mereka soal xhtml atau wcag. asal jalan, ya sudah(ini AFAIK loh).
apalagi mengadopsi plugin lain macam microformat

salam kenal

14. deny.sri.supriyono, 25 January 2007 at 06:32

dedenf: iya. pelanggan puas, juga salah satu tujuan :) salam kenal, mas deden.

15. Pogung177, 25 January 2007 at 09:27

emang orang pemda tahu HTML

16. Thomas Arie, 25 January 2007 at 11:45

Jadi, ini sebenarnya “masalah” ada di govt, atau di (web)designer-nya ya?

17. deny.sri.supriyono, 26 January 2007 at 05:44

Pogung177: kalau pemda saya kurang tau deh, tapi saya pernah berhubungan dengan salah satu badan pemerintahan, mereka punya kok staff yang mengerti lebih dari sekedar HTML aja.

Thomas Arie: kalau web designernya udah kasih saran untuk menggunakan web standards, bagaimanapun hasil akhir yang kemudian diambil, saya rasa web designernya nggak salah.

18. ekSi, 30 January 2007 at 12:32

Waah.. Kebetulan banget nih, temen saya ada yang lagi develop web pemerintah… Thanks for the info yah Mas Deny, he’ll love it :)

19. Yan Arief, 14 February 2007 at 12:12

Makasih Deny,
Kebetulan baru develop web baru kantorku, artikel ini membantuku utk memberikan argument kpd Pak Bos, beliau masih beranggapan web yg bagus itu “sekedar” tampilan grafisnya bagus.

Kami sebagai “orang pemda” selalu mengikuti perkembangan tentang web devel kok. Dan sekarang baru coba-coba mengimplentasikan web standards. Sekalian numpang lewat di blog ini, prototype webnya di http://baru3.bantul.go.id, teman2 silahkan memberikan komentar ttg prototype web itu melalui kontak form atau bukutamu.

Mengenai regulasi web govt dari Depkominfo, baru sebatas panduan Penggunaan Nama Domain go.id Untuk Situs Web Resmi Pemerintah Pusat dan Daerah itupun baru dikeluarkan bln September 2006. Masih jauh…. mengharapkan adanya regulasi tentang teknis web devel secara detail.

Matur Nuwun..

20. deny.sri.supriyono, 16 February 2007 at 07:41

ekSi: syukur kalau ada manfaatnya :)

Yan Arief: web baru-nya bagus, mas arief. tableless layout. mudah-mudahan cepet diluncurkan menggantikan website lama.

terimakasih untuk info panduan penggunaan nama domain-nya, mas :)

21. Deon, 19 February 2007 at 11:07

Wah baguus bantulnya.. sip sip mule dari yang kecil ya den :D..

22. Henry, 2 March 2007 at 09:21

saya sudah buat jamsostek.co.id, ribet kalo nurutin kemauan mereka…., mudah-mudahan kedepan nanti ada beberapa web pemerintahan yg akan saya buat…

23. juragan, 4 August 2007 at 10:30

wah bagus tuh punyaknya bantul, pake wordpress juga ya?
ato cms laen. kalo pake WP gimana/plugin yg dipake apa aja?

25. deny.sri.supriyono, 3 December 2007 at 10:17

rudy: mungkin punya alamat baru atau discontinue pengembangannya. saya lihat web bantul.go.id masih menggunakan tabel.

26. rie, 9 December 2007 at 12:14

webnya pertamina.com template tableless tuh

27. LieZMaya, 13 January 2008 at 07:11

saya kemaren bincang2 sama salah satu pejabat daerah, katanya “wong bisa ngonline ajah dah syukur” soalnya kebeneran daerah yang ini masih belum terjamah hehe
*nyengir ajah :D

28. dani, 26 March 2008 at 07:36

kl situs:

http://www.garut.go.id/

dan

pub.garut.go.id/ (valid xhtml 1.0 transitional, css, passed wai)

yg bener2 resmi yg mana ya :D

29. Penerapan Rekomendasi Standar Web W3C » Indonesia Physician Weblog, 26 March 2008 at 01:59

[...] Website Pemerintahan yang mengikuti Web Standard (dimutakhirkan 26/3/2008) [...]

30. ahnShev, 31 March 2008 at 02:37

mau tanya mas.
punya ngga’ rujukan tentang standard web benar/modern yang lengkap.
maksud saya, apa saja standar2 web yg benar untuk web secara umum, bukan hanya untuk web pemerintahan.
Saya kok pusing sendiri kalo cari2 di W3C. Bingung harus mulai baca yg mana dulu. hehehe..

31. Ardiawan, 12 December 2009 at 08:04

Apa sih manfaat penting jika blog valid XHTML. Apakah mempengaruhi SEO?

Leave a Reply

  • You can fill the form or using your Facebook account to leave a reply.
  • Field marked with * are required.
  • A valid email address must be provided. It will not be published and displayed.
  • Content seemed inappropriate maybe edited and/or deleted.
  • You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>
  • Don't forget to close your tag.
  • You may re-read the post before adding your comment.