Asian Cup 2007: Meskipun kalah, Indonesia tetap luar biasa
14 July 2007, Sport
Senang saya menonton pertandingan Asian Cup 2007 antara Indonesia melawan Arab Saudi. Meskipun hanya menonton dari layar televisi, atmosfir di stadion yang gegap gempita tetap terasa di rumah dan lingkungan saya. Ketika gol balasan dilesakkan oleh Ellie Aiboy, teriakan “gollllll” juga menggema keras dari rumah-rumah dan penggila bola yang memang sengaja kumpul di pos ronda dekat rumah saya.
Kagum juga menyaksikan suporter Indonesia yang memadati Gelora Bung Karno, kompak dan terus bersemangat mendukung para pemain Indonesia sepanjang pertandingan. Semua bersuara satu, Indonesia.
Meskipun hasil akhir dimenangkan (2-1) oleh Arab Saudi lewat gol di masa perpanjangan waktu, saya tetap bangga terhadap tim nasional Indonesia. Semangat yang ditampilkan oleh para pemain menunjukkan kalau mereka ingin memenangkan pertandingan. Cuma itu wasitnya emang gembel kayanya, gampang banget ngeluarin kartu kuning buat tim Indonesia.
Buat tim Indonesia, semoga tetap menampilkan semangat dan permainan terbaiknya menghadapi Korea Selatan, Rabu mendatang. Semoga bisa memberikan tontonan menarik dan menghibur bagi rakyat Indonesia seperti saya yang sudah bosan dengan berita-berita kecelakaan, gossip infotainment ora mutu, sinetron ora karuan, skenario politik yang cuma mikirin dunia aja dan konco-koncone sing ora genah babar blas – yang kalau dipikirin semua bisa bikin stres.
Kalah atau menang dalam suatu pertandingan hal biasa – yang ada cuma menang dan belum menang.
Tetap semangat buat tim Indonesia!
Menonton langsung di stadion aman nggak sih? Saya masih ragu mau nonton langsung, ngerinya rusuh aja.
10 people were on discussion.
Everyone have their own opinion about anything. Join the discussion, add yours.
Leave a Reply
- You can fill the form or using your Facebook account to leave a reply.
- Field marked with * are required.
- A valid email address must be provided. It will not be published and displayed.
- Content seemed inappropriate maybe edited and/or deleted.
- You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong> - Don't forget to close your tag.
- You may re-read the post before adding your comment.


1. qper, 15 July 2007 at 10:01
qper-nya kurang jago cong. :D
btw, semalem pas bubaran gw lewat gatsu. kesian sama penumpang patas yg tiba2 bis-nya jadi penuh sesak sampe ke atap sama suporter. ada yg konvoi jalan kaki di tengah jalanan, bikin macet. :(
2. firman firdaus, 15 July 2007 at 11:20
kyknya kalo pertandingan antarnasion gitu aman deh. antarklub malah yg rusuh.
3. didats, 16 July 2007 at 10:01
udah mas, tongton aje langsung…!
besok lawan korea hari rabu, yg berarti hari kerja…!
kalo pertandingan internasional, malah aman-aman aja. kalo antar klub yang biasanya rusuh. betul kata om firman.
hidup indonesia!
4. zam, 16 July 2007 at 11:05
nonton bola di Indonesia, rusuh adalah fitur! :D
5. ariel, 16 July 2007 at 02:50
aku dah hampir angkat pistol buat nembak wasitnya … untung ga punya, dan lebih untung lagi nonton dari denpasar hahah…
6. deon, 17 July 2007 at 09:28
hihihi gedein dulu badan lu den! Baru aman bisa nonton en biar gak keinjeg injeg penonton yang laen..
*kabuuur*
7. ario dipoyono, 17 July 2007 at 03:53
memang di atas kertas Indonesia masih 2 level di bawah negara yang namanya Arab Saudi dan Korea, tetapi jika maennya di kandang itungan kertas akan tidak berlaku lagi.
Kita lihat Arab Saudi harus berjibaku seperti itu. TIMNAS Indonesia sudah memberikan yang lebih dari yang dia bisa, mari kita dukung untuk pertandingan penutup grup D besok rabu
8. yoppi, 18 July 2007 at 12:59
yooo…maju terus indonesia! :D
9. dini asima, 18 July 2007 at 02:02
yg tadinya gak tertarik nonton pertandingan bola indonesia (lebih tertarik nonton suporternya … rusuh) jadi tertarik nonton … hidup TIMNAS indonesia :)
10. Angga Rizky Prayuda, 24 December 2008 at 03:11
TimNas butuh pelatih dari L.N. tanpa pemain Papua TimNas tak bisa main maksimal.