<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> <rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" ><channel><title>Deny Sri Supriyono &#124; xHTML CSS Web Design &#124; Indonesia &#187; Banjir</title> <atom:link href="http://blog.denysri.com/tag/banjir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" /><link>http://blog.denysri.com</link> <description>An xHTML, CSS, Web Designer lives in Jakarta, Indonesia.</description> <lastBuildDate>Tue, 29 Dec 2009 17:10:33 +0000</lastBuildDate> <language>en</language> <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod> <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency> <generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator> <item><title>Banjir di Jakarta</title><link>http://blog.denysri.com/jakarta/banjir-di-jakarta/</link> <comments>http://blog.denysri.com/jakarta/banjir-di-jakarta/#comments</comments> <pubDate>Fri, 02 Feb 2007 18:00:04 +0000</pubDate> <dc:creator>deny.sri.supriyono</dc:creator> <category><![CDATA[Jakarta]]></category> <category><![CDATA[Personal]]></category> <category><![CDATA[Banjir]]></category><guid isPermaLink="false">http://blog.denysri.com/jakarta/banjir-di-jakarta/</guid> <description><![CDATA[jenderal anto, jangan lupa iket rumahnya ke pohon terdekat, kayanya bakalan banjir nih! Itu status YM saya untuk teman yang lokasi rumahnya memang langganan banjir dan letaknya tidak jauh dari tempat tinggal saya, di sebelah timur pinggiran Jakarta. Siapa sangka, akhirnya rumah orang tua sayapun kebanjiran. Setelah 20 tahun lebih, akhirnya banjir berhasil juga masuk [...]]]></description> <content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>jenderal anto, jangan lupa iket rumahnya ke pohon terdekat, kayanya bakalan banjir nih!</p></blockquote><p>Itu status YM saya untuk teman yang lokasi rumahnya memang langganan banjir dan letaknya tidak jauh dari tempat tinggal saya, di sebelah timur pinggiran Jakarta. Siapa sangka, akhirnya rumah orang tua sayapun kebanjiran.</p><p><img src="http://blog.denysri.com/images/post/banjir02022007.jpg" title="Banjirrrrrrrr" alt="Gambar banjir" class="alignleft" />Setelah 20 tahun lebih, akhirnya banjir berhasil juga masuk ke dalam rumah orang tua saya. Sederas apapun hujannya, termasuk banjir besar 2002 yang melanda Jakarta waktu itu, biasanya air hanya menggenangi jalanan gang di depan rumah saya, tapi tadi pagi, perlahan namun pasti air sedikit demi-sedikit mulai menggenangi teras rumah dan akhirnya masuk ke dalam rumah meskipun tidak terlalu banyak. Kebetulan ada papan yang dipasang di pintu masuk ke ruang tamu sehingga sangat membantu menghambat aliran air supaya tidak terlampau bebas masuk ke dalam rumah.</p><p>Air genangan di dalam rumah tidak terlampau tinggi, hanya sekitar 1cm-2cm, tapi sudah cukup membuat panik seisi rumah yang memang belum pernah menghadapi banjir sebelumnya. Hal pertama yang bisa dilakukan adalah memindahkan barang-barang yang terletak agak dekat dengan lantai dan mencabut semua kabel listrik serta mengungsikan anak saya ke rumah depan yang mempunyai tingkat.</p><p>Sekitar jam 2 siang, hujan mulai reda dan diikuti surutnya air di depan rumah saya. Sekarang rumah sudah agak rapi, meskipun masih banyak barang bertebaran di atas meja dan kasur, berjaga-jaga kalau ada banjir susulan.</p><p>Koneksi internet dengan Telkom Speedy sepertinya juga mengalami gangguan, mungkin terkena dampak dari banjir kali ini. Mudah-mudahan bisa segera bisa diatasi.</p><p>Alhamdulillah. Meskipun kebanjiran, tetep harus ngucap Alhamdulillah. Kami masih bisa berlindung kembali di dalam rumah dan melepas lelah setelah seharian bergelut dengan banjir. Banjir juga memberikan hikmah tentang pentingnya bersosialisasi dengan lingkungan sekitar (ini lagi ngomong sama diri sendiri). Tetangga terdekatlah yang paling cepat bisa membantu kita daripada saudara nun jauh di sana.</p><p>Mudah-mudahan banjir di daerah lainnya di Jakarta segera surut dan mereka segera bisa kembali ke rumahnya. Kasihan melihat mereka berada di tempat penampungan dalam kondisi kedinginan dan mungkin kelaparan. Mudah-mudahan pembangunan <acronym title="Banjir Kanal Timur">BKT</acronym> memang akan menjadi solusi paling jitu untuk mengatasi masalah banjir di Jakarta, tapi kabarnya belum akan selesai dalam tahun ini.</p><p>Hujan mulai turun lagi. Saya sepertinya trauma dengan banjir kali ini. Mudah-mudahan yang pertama sekaligus yang terakhir banjir masuk ke rumah orang tua saya.</p><p>Jendral, gimana kabar anda?</p><h4 id="relatedpost">Related Posts</h4><ul class="st-related-posts"><li><a href="http://blog.denysri.com/jakarta/antara-jakarta-dan-bekasi-ketika-hidup-dan-mati-mungkin-hanya-berjarak-beberapa-centimeter/" title="Antara Jakarta dan Bekasi &#8211; Ketika hidup dan mati (mungkin) hanya berjarak beberapa centimeter (7 August 2007)">Antara Jakarta dan Bekasi &#8211; Ketika hidup dan mati (mungkin) hanya berjarak beberapa centimeter</a></li><li><a href="http://blog.denysri.com/jakarta/bicara-soal-transportasi/" title="Bicara soal transportasi (4 January 2007)">Bicara soal transportasi</a></li><li><a href="http://blog.denysri.com/jakarta/menyalakan-lampu-motor-di-siang-hari/" title="Menyalakan Lampu Motor di Siang Hari (5 December 2006)">Menyalakan Lampu Motor di Siang Hari</a></li></ul>]]></content:encoded> <wfw:commentRss>http://blog.denysri.com/jakarta/banjir-di-jakarta/feed/</wfw:commentRss> <slash:comments>21</slash:comments> </item> </channel> </rss>
<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk
Page Caching using disk (enhanced)

Served from: blog.denysri.com @ 2012-02-05 06:50:42 -->
